Alasan kenapa perlu mempelajari ekonomi makro, Problem dalam macro economics,
Soal dan jawaban Manajemen Pemasaran
Oleh khoirul anam
- Ada beberapa alasan kenapa kita perlu mempelajari ekonomi makro antara lain
1. Mengukur tingkat prngangguran dan lapangan kerja
2. Mengukur kapasitas produksi nasional
3. Mengukur tingkat pendapatn nasional
4. Mengukur keadaan perekonomian apakah stabil atau tdknya
5. Menghitung keseimbangan neraca pembayaran luarnegri
6. Distribusi pendapatan lebh baik yang lebih merata
7. Menciptakan pertumbuhan ekonomi yg tinggi
8. Mengukur tinggi rendahnya inflasi dan deflasi
9. Investasi
10. Suku bunga
11. Kebijakan ekonomi.
- Menurut saya problem dalam macro economics yang sering terjadi diantaranya adalah
1. pengangguran, hal ini sering muncul ketika faktor-faktor produksi yang tersedia dan mampu menghasilkan barang dan jasa tidak aktif terlibat dalam produksi. Pengangguran berarti perekonomian tidak mencapai tujuan ekonomi makro terhadap penyerapan seluruh tenaga kerja. Solusi untuk mengatasi pengangguran antara lain dengan meningkatkan pertumbuhan PDB, karena dengan meningkatkan PDB output akan menjadi lebih tinggi dan karenanya jumlah buruh yang diperlukan akan meningkat
2. Inflasi, beberapa masalah yang terjadi saat inflasi tdk stabil diantaranya;
a. Kenaikan harga barang dan jasa, daya beli yang menurun
b. Ketidak pastian yang lebih besar untuk melakukan perencanaan jangka panjang
c. Pendapatan dan kekayaan cenderung didistribusikan sembarangan diantara berbagai sektor ekonomi dan pemilik sumberdaya, solusi yang dilakukan pemerintah yaitu dengan beberapa cara dintaranya melalui kebijakan fiskal ataupun moneter
3. pertumbuhan ekonomi (Suku bunga, kontraksi, ekspansi dan siklus bisnis), jika dalam hal ini pemerintah lalai dalam melakukan kebijakan maka pertumbuhan ekonomi yang akan stagnan, solusi untuk mengatur pertumbuhan ekonomi yaitu dengan menstabilkan produksi nasional, cadangan modal, tenaga kerja yang terintegrasi dan pendidikan.
- Dalam hal ini ada dua pendekatan
1. Pendekatan Pendapatan
Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan
Rumus Pendekatan pendapatan : Y = R + W + I + P
R = rent = sewa
W = wage = upah/gaji
I = interest = bunga modal
P = profit = laba
2. Pendekatan pengeluaran
Perhitungan pendapatan nasionala dengan pendekatan pengeluaran ini dilakukan dengan menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor (X − M)
Pendekatan Pengeluaran : Y = C + I + G + (X-M)
C = konsumsi masyarakat
I = investasi
G = pengeluaran pemerintah
X = ekspor
M = impor
Namun yang sering digunakan adalah pendekatan pengeluaran.
- Diagram perekonomian tiga sector
Rumah tangga konsumsi"barang dan jasa<,pengeluaran konsumsi>" <->(Pasar barang)<->"barang dan jasa<, penerimaan>"rumah tangga produksi
Rumah tangga produksi "pajak>, distribusi, jasa pemerintah<, jasa tenaga kerja>"< - >(Pemerintah) <- >"jasa pemerintah>, pajak<, produksi barang dan jasa<"rumah tangga produksi
Rumah tangga konsumsi"pendapatan<, faktor produksi>" <-> (Pasar faktor produksi) <-> "biaya<, faktor produksi>"rumah tangga produksi
kegiatan!
Peranan rumahtangga produksi
1. Produsen
2. Pengguna faktor produksi
3. Agen pembangunan
4. Penyedia dan penyalur barang dan jasa
Peranan rumahtangga negara atau pemerintah
1. pengatur
2. Konsumen
3. Sebagai produsen
4. Pembuat dan pelaksanan peraturan main
5. Menjamin kompetisi
6. Menyediakan barang public
Peran rumah tangga konsumsi
1. Konsumen
2. Pemasok atau pemilik faktor produksi
3. Ikut mempengaruhi mengenai apa yang akan diproduksi oleh perusahaan
- a. Barang Jadi adalah barang yang sudah selesai diproses dan siap dijual atau digunakan
b. Barang Antara adalah meliputi bahan baku maupun bahan penolong yang belum melalui proses pengolahan ataupun sudah melalui proses pengolahan dan biasanya habis dipakai dalam proses produksi atau umur pemakaiannya relatif pendek (kurang dari satu tahun).
c. Perbedaan pandangan
- Pandangan Klasik : Perekonomian pada umumnya akan selalu mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja yang penuh (Full Employment).
- Keynes berpendapat “penggunaan tenaga kerja penuh adalah keadaan yang jarang terjadi , dan hal itu disebabkan karena kekurangan permintaan agregat yang wujud dalam perekonomian.”
- Pendekatan Masa Kini Dalam Penentuan Kegiatan Perekonomian
Semenjak terbitnya buku Keynes (The General Theory) pada tahun 1936, berlaku dua perubahan penting yang sangat mempengaruhi perkembangan analisis makroekonomi. Perubahan yang pertama berlaku dalam ciri kegiatan ekonomi di negara-negara maju. Sedangkan perubahan yang kedua berlaku dalam analisis ekonomi yang berkembang sejak zaman Keynes.Analisis sesudah keynes diantaranya : Monetaris, Ekspektasi, Segi Penawaran, Keynesian Baru.
- produk nasional bruto(PNB) adalah gross
national product/gnp yaitu nilai pasar atas barang dan jasa yang
dihasilkan dalam suatu negara; produk nasional bruto terdiri atas belanja
pemerintah dan biaya pegawai, investasi swasta domestik, dan nilai bersih
ekspor barang dan jasa sebelum dikurangi penyusutan dan konsumsi
barang-barang modal.
Comments
Post a Comment